Friday, February 12, 2016

Festival Unik Yang Menjadi Tradisi Di Jepang

Festival Shichi-Go-San

 
Shichi-Go-San (七五三 ,Shichigosan, 3, 5, 7) adalah nama upacara di Jepang yang merayakan pertumbuhan anak berusia 3, 5, dan 7 tahun. Perayaan dilakukan setiap tahun sekitar tanggal 15 November dan bukan merupakan hari libur.

Peserta perayaan adalah anak laki-laki berusia 3 dan 5 tahun, dan anak perempuan berusia 3 dan 7 tahun. Umur-umur tersebut dipercaya sebagai tonggak sejarah dalam kehidupan, dan angka-angka ganjil menurut tradisi Tionghoa dipercaya membawa keberuntungan. Anak-anak yang cukup umur sebagai peserta Shichi Go San didandani dengan kimono dan dibawa ke kuil Shinto untuk didoakan. Orang tua memanfaatkan kesempatan ini untuk mengabadikan anak-anak yang sudah berpakaian bagus dengan berfoto di studio foto.

Anak-anak yang merayakan Shichi Go San mendapat hadiah permen panjang yang disebut permen chitose (千歳飴 ,chitoseame, permen seribu tahun) yang dipercaya membuat anak sehat dan panjang umur. Kantong tempat permen chitoseame bergambar kura-kura dan burung jenjang yang merupakan simbol umur panjang.

Sejarah :
Hari ke-15 menurut kalender Tionghoa merupakan hari baik dan semua yang dilakukan di hari tersebut dipercaya membawa keberuntungan, dan bulan 11 merupakan bulan selesai panen. Orang zaman kuno pergi ke kuil di bulan purnama hari ke-15 bulan ke-11 untuk berterima kasih atas hasil panen. Kesempatan ini sekaligus digunakan untuk berterima kasih atas pertumbuhan anak, serta memohon perlindungan agar anak tetap sehat dan dapat tumbuh hingga dewasa.

Di zaman dulu, angka kematian anak kecil sangat tinggi sehingga lahir tradisi merayakan anak-anak yang berhasil mencapai usia tertentu di kalangan keluarga petani di Jepang. Tradisi ini meluas ke kalangan samurai yang menambahkan sejumlah upacara. Anak perempuan dan anak laki-laki berusia 3 tahun mengikuti upacara Kamioki yang menandai mulai dipanjangkannya rambut anak setelah sebelumnya selalu dicukur habis.
Anak usia 5 tahun mengikuti upacara Hakama-gi yang menandai pertama kali anak mulai memakai hakama dan haori. Anak perempuan mengikuti upacara Obitoki Himo-otoshi yang menandai pergantian kimono yang dipakai anak perempuan, dari kimono anak-anak yang bertali menjadi kimono berikut obi seperti yang digunakan orang dewasa. Kesempatan Shichi Go San sering merupakan kesempatan pertama bagi anak perempuan untuk merias wajah.
Sejak kalender Gregorian digunakan di Jepang, perayaan dilangsungkan pada 15 November. Di zaman sekarang, waktu membawa anak ke kuil sebagai Shichi Go San sudah disesuaikan dengan waktu libur orangtua. Anak boleh dibawa kapan saja ke kuil di sepanjang bulan November (hari Sabtu, Minggu, atau hari libur), dan tidak harus persis di tanggal 15 November. Di Hokkaido dan daerah-daerah dengan musim dingin yang sangat dingin, udara sudah dingin di sekitar 15 November sehingga perayaan sering dilakukan sebulan lebih awal pada 15 Oktober.

Source: wiki and many more :)

Festival Tanabata

Tanabata (七夕) atau Festival Bintang adalah salah satu perayaan yang berkaitan dengan musim di Jepang, Tiongkok, dan Korea. Perayaan besar-besaran dilakukan di kota-kota di Jepang, termasuk di antaranya kota Sendai dengan festival Sendai Tanabata. Di Tiongkok, perayaan ini disebut Qi Xi.

Tanggal festival Tanabata dulunya mengikuti kalender lunisolar yang kira-kira sebulan lebih lambat daripada kalender Gregorian. Sejak kalender Gregorian mulai digunakan di Jepang, perayaan Tanabata diadakan malam tanggal 7 Juli, hari ke-7 bulan ke-7 kalender lunisolar, atau sebulan lebih lambat sekitar tanggal 8 Agustus.

Aksara kanji yang digunakan untuk menulis Tanabata bisa dibaca sebagai shichiseki (七夕, malam ke-7). Di zaman dulu, perayaan ini juga ditulis dengan aksara kanji yang berbeda, tapi tetap dibaca Tanabata (棚機). Tradisi perayaan berasal dari Tiongkok yang diperkenalkan di Jepang pada zaman Nara.


Sejarah :
Tanabata diperkirakan merupakan sinkretisme antara tradisi Jepang kuno mendoakan arwah leluhur atas keberhasilan panen dan perayaan Qi Qiao Jie asal Tiongkok yang mendoakan kemahiran wanita dalam menenun. Pada awalnya Tanabata merupakan bagian dari perayaan Obon, tapi kemudian dijadikan perayaan terpisah. Daun bambu (sasa) digunakan sebagai hiasan dalam perayaan karena dipercaya sebagai tempat tinggal arwah leluhur.

Legenda Qi Xi pertama kali disebut dalam literatur Gushi shijiu shou (古詩十九編, 19 puisi lama) asal Dinasti Han yang dikumpulkan kitab antologi Wen Xuan (文選). Selain itu, Qi Xi juga tertulis dalam kitab Jing-Chu suishi ji (荊楚歲時記, festival dan tradisi tahunan wilayah Jing-Chu) dari zaman Dinasti Utara dan Selatan, dan kitab Catatan Sejarah Agung. Literatur Jing-Chu suishi ji mengisahkan para wanita memasukkan benang berwarna-warni indah ke lubang 7 batang jarum pada malam hari ke-7 bulan ke-7 yang merupakan malam bertemunya Qian Niu dan Zhi Nu, dan persembahan diletakkan berjajar di halaman untuk memohon kepandaian dalam pekerjaan menenun.

Legenda asli Jepang tentang Tanabatatsume dalam kitab Kojiki mengisahkan seorang pelayan wanita (miko) bernama Tanabatatsume yang harus menenun pakaian untuk dewa di tepi sungai, dan menunggu di rumah menenun untuk dijadikan istri semalam sang dewa agar desa terhindar dari bencana. Perayaan Qi Xi dihubungkan dengan legenda Tanabatatsume, dan nama perayaan diubah menjadi "Tanabata". Di zaman Nara, perayaan Tanabata dijadikan salah satu perayaan di istana kaisar yang berhubungan dengan musim. Di dalam kitab antologi puisi waka berjudul Man'yōshū terdapat puisi tentang Tanabata karya Ōtomo no Yakamochi dari zaman Nara. Setelah perayaan Tanabata meluas ke kalangan rakyat biasa di zaman Edo, tema perayaan bergeser dari pekerjaan tenun menenun menjadi kepandaian anak perempuan dalam berbagai keterampilan sebagai persiapan sebelum menikah.


Tradisi :
Perayaan dilakukan di malam ke-6 bulan ke-7, atau pagi di hari ke-7 bulan ke-7. Sebagian besar upacara dimulai setelah tengah malam (pukul 1 pagi) di hari ke-7 bulan ke-7. Di tengah malam bintang-bintang naik mendekati zenith, dan merupakan saat bintang Altair, bintang Vega, dan galaksi Bima Sakti paling mudah dilihat.
Kemungkinan hari cerah pada hari ke-7 bulan ke-7 kalender Tionghoa lebih besar daripada 7 Juli yang masih merupakan musim panas. Hujan yang turun di malam Tanabata disebut Sairuiu (洒涙雨), dan konon berasal dari air mata Orihime dan Hikoboshi yang menangis karena tidak bisa bertemu.

Festival Tanabata dimeriahkan tradisi menulis permohonan di atas tanzaku atau secarik kertas berwarna-warni. Tradisi ini khas Jepang dan sudah ada sejak zaman Edo. Kertas tanzaku terdiri dari 5 warna (hijau, merah, kuning, putih, dan hitam). Di Tiongkok, tali untuk mengikat terdiri dari 5 warna dan bukan kertasnya. Permohonan yang dituliskan pada tanzaku bisa bermacam-macam sesuai dengan keinginan orang yang menulis.

Kertas-kertas tanzaku yang berisi berbagai macam permohonan diikatkan di ranting daun bambu membentuk pohon harapan di hari ke-6 bulan ke-7. Orang yang kebetulan tinggal di dekat laut mempunyai tradisi melarung pohon harapan ke laut sebagai tanda puncak perayaan, tapi kebiasaan ini sekarang makin ditinggalkan orang karena hiasan banyak yang terbuat dari plastik.

Source: wiki dan berbagai tambahan lain
Created by : katamichi.co.cc

Festival Hanami


Hanami (花見, melihat bunga) atau ohanami adalah tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga, khususnya bunga sakura. Mekarnya bunga sakura merupakan lambang kebahagiaan telah tibanya musim semi. Selain itu, hanami juga berarti piknik dengan menggelar tikar untuk pesta makan-makan di bawah pohon sakura.

Pohon sakura mekar di Jepang dari akhir Maret hingga awal April (kecuali di Okinawa dan Hokkaido). Prakiraan pergerakan mekarnya bunga sakura disebut garis depan bunga sakura (sakurazensen). Prakiraan ini dikeluarkan oleh direktorat meteorologi dan berbagai badan yang berurusan dengan cuaca. Saat melakukan hanami adalah ketika semua pohon sakura yang ada di suatu tempat bunganya sudah mekar semua.

Source : some reference
created by : katamichi.co.cc

Festival Hinamatsuri



Hinamatsuri (雛祭り, ひなまつり) atau Hina Matsuri adalah perayaan setiap tanggal 3 Maret di Jepang yang diadakan untuk mendoakan pertumbuhan anak perempuan. Keluarga yang memiliki anak perempuan memajang satu set boneka yang disebut hinaningyō (雛人形, boneka festival).

Satu set boneka terdiri dari boneka kaisar, permaisuri, puteri istana (dayang-dayang), dan pemusik istana yang menggambarkan upacara perkawinan tradisional di Jepang. Pakaian yang dikenakan boneka adalah kimono gaya zaman Heian. Perayaan ini sering disebut Festival Boneka atau Festival Anak Perempuan karena berawal permainan boneka di kalangan putri bangsawan yang disebut hiina asobi (bermain boneka puteri).

Walaupun disebut matsuri, perayaan ini lebih merupakan acara keluarga di rumah, dan hanya dirayakan keluarga yang memiliki anak perempuan. Sebelum hari perayaan tiba, anak-anak membantu orang tua mengeluarkan boneka dari kotak penyimpanan untuk dipajang. Sehari sesudah Hinamatsuri, boneka harus segera disimpan karena dipercaya sudah menyerap roh-roh jahat dan nasib sial.
--Lihat Gambar--

Susunan boneka :
Boneka diletakkan di atas panggung bertingkat yang disebut dankazari (tangga untuk memajang). Jumlah anak tangga pada dankazari ditentukan berdasarkan jumlah boneka yang ada. Masing-masing boneka diletakkan pada posisi yang sudah ditentukan berdasarkan tradisi turun temurun. Panggung dankazari diberi alas selimut tebal berwarna merah yang disebut hi-mōsen.
Satu set boneka biasanya dilengkapi dengan miniatur tirai lipat (byōbu) berwarna emas untuk dipasang sebagai latar belakang. Di sisi kiri dan kanan diletakkan sepasang miniatur lampion (bombori). Perlengkapan lain berupa miniatur pohon sakura dan pohon tachibana, potongan dahan bunga persik sebagai hiasan.

Tangga teratas 
Dua boneka yang melambangkan kaisar (o-dairi-sama) dan permaisuri (o-hina-sama) diletakkan di tangga paling atas. Dalam bahasa Jepang, dairi berarti "istana kaisar", dan hina berarti "sang putri" atau "anak perempuan". Wilayah Kansai dan Kanto memiliki urutan kanan-kiri yang berbeda dalam penempatan boneka kaisar dan permaisuri, namun susunan boneka di setiap anak tangga berikutnya selalu sama.

Tangga kedua
Tiga boneka puteri istana (san-nin kanjo) diletakkan di tangga kedua. Ketiga puteri istana membawa peralatan minum sake. Boneka puteri istana yang paling tengah membawa mangkuk sake (sakazuki) yang diletakkan di atas sampō. Dua boneka puteri istana yang lain membawa poci sake (kuwae no chōshi), dan wadah sake yang disebut (nagae no chōshi). Gigi salah satu boneka puteri istana dihitamkan (ohaguro) dan alisnya dicukur habis. Dalam boneka versi Kyoto, puteri istana yang paling tengah dari Kyoto membawa shimadai (hiasan tanda kebahagiaan dari daun pinus, daun bambu, dan bunga ume).

Tangga ketiga
Lima boneka pemusik pria (go-nin bayashi) berada di tangga ketiga. Empat musisi masing-masing membawa alat musik, kecuali penyanyi yang membawa kipas lipat. Alat musik yang dibawa masing-masing pemusik adalah taiko, ōkawa, kotsuzumi, dan seruling.

Tangga keempat
Dua boneka menteri (daijin) yang terdiri dari Menteri Kanan (Udaijin) dan Menteri Kiri (Sadaijin) berada di tangga ke-4. Boneka Menteri Kanan digambarkan masih muda, sedangkan boneka Menteri Kiri tampak jauh lebih tua. Dari sudut pandang pengamat, Menteri Kanan berada di sebelah kiri, sedangkan Menteri Kiri berada di sebelah kanan.

Tangga kelima
Pada tangga kelima diletakkan tiga boneka pesuruh pria (shichō). Ketiganya masing-masing membawa bungkusan berisi topi (daigasa) yang dibawa dengan sebilah tongkat, sepatu yang diletakkan di atas sebuah nampan, dan payung panjang dalam keadaan tertutup. Dalam boneka versi lain, pesuruh pria membawa penggaruk dari bambu (kumade) dan sapu. Selanjutnya, kereta sapi dan berbagai miniatur mebel yang dijadikan hadiah pernikahan diletakkan di atas tangga-tangga di bawahnya.

Hidangan :
Hidangan istimewa untuk anak perempuan yang merayakan Hinamatsuri antara lain: kue hishimochi, kue hikigiri, makanan ringan hina arare, sup bening dari kaldu ikan tai atau kerang (hamaguri), serta chirashizushi. Minumannya adalah sake putih (shirozake) yang dibuat dari fermentasi beras ketan dengan mirin atau shōchū, dan kōji. Minuman lain yang disajikan adalah sake manis (amazake) yang dibuat dari ampas sake (sakekasu) yang diencerkan dengan air dan dimasak di atas api.

Source : Beberapa sumber referensi.
Created by : katamichi.co.cc

Sumber : http://akanesasusora.blogspot.co.id/2010/03/festival-di-jepang.html

Bandara Di Atas Air

Jepang memiliki layanan pelanggan yang luar biasa, yang membuat negeri itu dicintai warganya maupun orang-orang dari luar. Di manapun tempatnya, akan ada petugas yang siap untuk membantu siapa saja. Begitu juga dengan suatu bandara di Jepang yang telah dinilai sebagai bandara terbaik di dunia untuk penanganan bagasinya, yang tentunya sudah bukan hal yang mengejutkan lagi.


Seperti dikutip dari japantoday.com, Kansai International Airport (Bandar Udara Internasional Kansai) meraih gelar tersebut dengan dibantu oleh layanannya yang terkemuka yang benar-benar sangat mengesankan. Misalnya, belum ada satupun barang dari bagasi di bandara yang terletak di Osaka tersebut yang pernah hilang selama lebih dari 20 tahun. Sejak dibuka pada tahun 1984, bandara ini tidak kehilangan satu pun barang dari bagasi penumpangnya, itulah yang membuat banyak orang terkesan.

Baru-baru ini telah diadakan World Airport Awards, peringkat Bandara terbaik di Asia. Dengan menggunakan tinjauan dari 13 juta penumpang dan membuat peringkat bandara berdasarkan 20 kategori, sebanyak 550 bandara di seluruh dunia telah dinilai oleh Skytrax, konsultan maskapai penerbangan yang berbasis di Inggris. Posisi teratas sebagai bandara terbaik di dunia diduduki oleh Changi Airport di Singapura yang telah terpilih secara berturut-turut selama tiga tahun.

Atas perputaran waktu yang cepat dan perhatian yang berfokus pada pelanggan, Kansai International Airport terpilih dalam kategori penanganan bagasi. Untuk memudahkan para penumpang mengambil barang-barang mereka, para staf yang menangani bagasi di bandara Osaka memiliki aturan untuk menempatkan koper di jalur yang berputar dengan pegangan kopernya menghadap keluar.


Jadi kalau kalian pergi ke Jepang apakah akan memilih untuk terbang ke Kansai International Airport daripada ke Tokyo?


BANDARA TERBAIK DI DUNIA TAHUN 2015

1. Singapore Changi Airport
2. Incheon International Airport
3. Munich Airport
4. Hong Kong International Airport
5. Tokyo International Airport (Haneda)
6. Zurich Airport
7. Central Japan International Airport
8. London Heathrow Airport
9. Amsterdam Schiphol Airport
10. Beijing Capital International Airport

Sumber : http://www.sketoku.net/2015/06/kansai-international-airport-keajaiban.html

Melihat "Usagi Island" di Jepang

Mahluk-mahluk gendut, berbulu tebal, bertelinga panjang bakal menyambut pengunjung dengan lompatan yang penuh semangat. Pemandangan menggemaskan ini hanya ada pulau kelinci yang punya latar cerita kelam di Jepang bernama Okunoshima.
Okunoshima merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di laut Jepang antara pulau Hiroshima dan Shikoku. Selama Perang Dunia II pulau tersebut digunakan sebagai lokasi manufaktur militer gas beracun rahasia untuk perang kimia. Antara 1929 dan 1945, Okunoshima jadi pusat produksi senjata kimia yang menghasilkan enam kiloton gas kimia.Letaknya yang terpencil, dipilih karena dianggap cukup jauh dari pusat keramaian dan tak membahayakan masyarakat. Selama 16 tahun, keberadaan pulau dan proyek senjata kimia ini sukses disembunyikan pemerintah Jepang. Tapi kini, pulau tersebut malah jadi magnet wisata, terutama mereka yang tergila-gila dengan usagi, yang merupakan bahasa Jepang dari kelinci.
Lalu bagaimana bisa begitu banyak kelinci di pulau ini? Menurut beberapa sumber, kelinci jantan dan betina dibawa secara khusus dibawa ke Okunoshima untuk menguji efek dari racun dan senjata kimia. Seiring berjalannya waktu, populasi kelinci pun kian banyak dan dipertahankan. Bahkan sebagai upaya pelestarian, kelinci asli Okunoshima tak memiliki predator, kucing dan anjing tak diperbolehkan berada di pulau seluas 700.000 meter persegi ini.
Meskipun kelinci yang ada merupakan kelinci liar, tapi saat didekati manusia kelinci-kelici tersebut cukup ramah, dan tak segan melompat ke pelukan. Apalagi jika diberi makanan kesukaan mereka berupa sayuran, wortel atau pelet yang dijual di sekitar pulau.
Saat ini diperkirakan ada sekitar 300 ekor kelinci di pulau tersebut. Keberadaan kelinci-kelinci itu menjadikan Okunoshima kian banyak dikunjungi wisatawan baik dari Jepang sendiri maupun negara lain. Bahkan, penginapan resor Kyukamura Okunoshima baru-baru ini mengalami peningkatan okupansi yang tajam karena meningkatnya wisatawan.Mutia Nugraheni/MUT - Amusing Planet
Sumber : http://www.beritasatu.com/destinasi/293439-mengenal-okunoshima-rumah-pulau-kelinci-di-jepang.html

大学の 外国

http://stbayapariaba.ac.id/
One Direction - Story Of My Life



Undang - Undang Republik Indonesia Tentang Infomasi & Transaksi Elektronik (UU ITE)

Di Ambil Dari http://kemenag.go.id/file/dokumen/UU1108.pdf

Wednesday, January 27, 2016

Kebenaran Pertama & Kedua Dari Masa Laluku

Untuk adik tiriku ...

Aku membuat ini saat kau kelas tiga SD. Saat ini, aku belajar di sekolah bahasa asing ternama di Bandung, blog ini adalah tugas yang harus dibuat untuk tugas akhir semester tiga. Aku mengakui bahwa aku tidak mengerjakan blog ini dari yang seharusnya dikerjakan, karena aku bingung, aku harus menulis apa, terlalu banyak hal yang ingin aku sampaikan hingga aku bingung harus menulis apa. Aku tidak ingin membuat blog yang asal coretan saja, setidaknya jika coretan yang ada di blog tersebut dapat bermanfaat bagi seseorang, atau dapat menjelaskan seseorang akan sesuatu hal. Akhirnya aku berani kan diriku untuk memutuskan membuat coretan yang sebenarnya terjadi dalam kehidupanku, mungkin bisa jadi ini dikatakan aib keluarga, tapi aku lelah dengan semua yang terjadi selama ini padaku, mungkin akan banyak orang yang mengatakan semua ini rekayasa, atau terlalu berlebihan. Namun dibalik ketidak tahuan kalian, blog ini dapat mengubah hidup seseorang dan pandangan seseorang terhadapku, mungkin ini merupakan cara tuhan di masa depan, untuk memberitahukan kebenaran dan cerita yang sebenarnya terjadi selama ini pada kehidupanku. Bagaimana yang sebenarnya terjadi dibalik senyum ku pada teman-temanku, dibalik suara tawaku yang terbahak-bahak bersama kakak-kakakku, dibalik kesendirian diriku dikamar, dibalik sikapku padamu, sikapku pada ibumu, dan perasaanku pada ayah ku sendiri.

Kebenaran yang pertama akan aku ceritakan adalah, ibuku meninggal ketika terkena penyakit stroke. Saat itu usiaku masih lima tahun, ibuku mengalami penyakit stroke hingga satu tahun lebih, kau tahu ? Banyak orang yang mengatakan bahwa ibuku sakit karena ulah ibumu, banyak orang yang mengatakan bahwa ibuku sudah diguna-guna oleh ibumu. Bahkan saat ibuku dirawat di rumah sakit, ibumu menelpon bahwa ibumu tahu posisi tempat tidur ibuku, ada di ruang apa, dan bagaimana keadaannya. Itu sangat sakit bila kau mengetahuinya saat usiamu menginjak masuk sekolah dasar. Bahkan saat aku masuk sekolah dasar, aku bertanya pada kakakku yang pertama "Kenapa semua orang diantar kesekolah oleh orangtuanya? Kenapa aku diantar oleh aa??" kakakku tidak menjawab pertanyaanku, Aku ingat saat sedang berbaris di sekolah, aku mendengar suara sirine ambulan, lalu temanku bertanya "Kenapa kamu engga nangis mamah kamu meninggal ?" lalu aku menjawab "Memangnya tangisan bisa menghidupkan seseorang yang sudah meninggal?" Aku juga heran mengapa saat usiaku saat kelas satu SD sudah berkata seperti itu.
Selama dua tahun aku tinggal bersama nenekku, aku masih ingat, aku harus makan dengan kerupuk yang berbentuk ikan, berwarna pink. Nenekku selalu menggorengkan kerupuk itu, dan dulu makanan kesukaanku adalah gepuk, bahkan jika akan pergi sekolah, sarapanku adalah cakue, nenekku selalu membelikannya, karena tukang dagang itu selalu datang setiap pagi disetiap harinya, maklumlah, rumah nenekku itu sangat kecil dan masuk gang. Kau tau? Aku sama kesepiannya sepertimu dahulu, Ayah selalu menjemputku setiap hari Sabtu, mengajakku bermain, namun ayah tidak pernah membawaku pulang ke rumah, dia selalu menitipkanku di rumah nenek. Dari semua hari yang ada, aku selalu menantikan hari Sabtu, karena hanya hari Sabtu aku bisa bertemu dengan ayahku, saat itu, semua kakakku tinggal satu rumah dengan ayah di komplek. Tapi aku ? Aku sendiri tanpa kakakku dan ayahku di rumah nenek, sangat sepi dunia itu, bahkan aku sangat tidak mengerti mengapa ibuku harus meninggalkanku diusiaku yang sangat dini. Setiap harinya hampir selama dua tahun, aku dekat dengan bibiku, dia yang mengajarkan aku belajar, membantuku mengerjakan PR, sekarang, bibiku sudah mempunyai tiga anak. Setelah ibuku meninggal, dua minggu setelahnya, ayah menikah lagi, dan ayah menikah dengan ibumu. Kau belum terlahir saat itu, entah bagaimana kegentingan saat itu, karena aku masih sangat kecil dan belum mengerti apapun.
Kami semua pergi ke cirebon, untuk menyaksikan pernikahan ayah dengan ibumu, disaat itulah alasan dari semua sikapku dan kebenaran yang sebenarnya terjadi.

Kebenaran yang kedua sikap ibumu dan kakakmu padaku saat aku SD, mungkin ini adalah penyebab mengapa sikapku seperti ini kepadamu, mungkin ini adalah alasan mengapa sikapku seperti ini, munkin inilah yang membentuk kepribadian dan sikapku. Kejadian ini sangatlah lama dan panjang bahkan melelahkan, ini terjadi selama enam tahun lebih, ya, itu usia pernikahan ayah dan ibumu. Saat aku datang ke rumah ayah, aku bertemu dengan seorang anak kecil tiga tahun lebih muda dariku, dan lima tahun lebih tua dariku. Ya, kau tau siapa mereka, mereka adalah kakak kandungmu namun beda ayah, bahkan kedua kakakmu itu sama-sama berbeda ayah, kau bisa menebak, berapa kali ibumu menikah dengan laki-laki berbeda dan memiliki anak ?
Saat kau masuk SD, lalu ibumu pernah mengajak kau berlibur ke cirebon, dia mengenalkanmu dengan kakak-kakakmu, yang katanya kau bilang bahwa kakakmu yang kedua (berbeda tiga tahun lebih muda daripada aku) bekerja di bank. Hahahaha, kau pikir kami semua bodoh? Kakakmu itu seusia dengan anak tetangga depan rumah ayah, bahkan dulu, mereka satu sekolah SD. Anak laki-laki tetanggaku itu, masih sekolah kelas tiga SMA, dan kau bilang bahwa kakakmu itu bekerja di bank??? Tidak masuk akal, sayang.
Lalu kau bilang bahwa kakakmu yang pertama (yang lebih tua dariku) mempunyai bisnis bengkel dan cuci motor? kau harus tau, saat dia sekolah kelas dua SMA, perceraian terjadi antara ayah dan ibumu. Itu menyebabkan kakakmu putus sekolah, aku tidak tahu bagaimana dia melanjutkan pendidikannya. Tanyakan padaku bagaiman sikap mereka kepadaku? Sebelum kau terlahir kedunia ini, sebelum perceraian itu terjadi. Kakakmu yang kedua, dia satu sekolah denganku, saat aku kelas tiga SD, dia kelas satu SD, saat itu program sekolah di SD, kelas satu, tiga dan lima, memiliki jadwal masuk sekolah yang sama, sementara kelas dua, empat, dan enam memiliki jadwal masuk sekolah yang sama. Jadi, jika seandainya saat itu aku kelas tiga sementara kakakmu kelas dua, kami tidak akan pergi sekolah bersama.
Banyak sekali ketidak adilan saat aku SD, dimulai dengan pemberian uang jajan. Saat itu aku hanya diberi uang jajan dua ribu rupiah, 500 rupiah untuk pergi sekolah naik angkot,  500 rupiah untuk pulang sekolah, jadi aku hanya dapat jajan 1000 rupiah, saat di sekolah, untuk membeli indom*e atau mie instan adalah 1000 - 2000, 2000 harga untuk indom*e, dan 1000 harga untuk mie sar*mi. Terkadang aku suka menangis aku mendapatkan uang jajan yang sedikit, namun aku mensyukuri semua itu. tapi kakakmu, dia mendapatkan uang jajan 4000, sungguh enak bukan ??? Bahkan aku terkadang berjalan kaki saat pulang sekolah, sendirian, karena aku ingin mendapatkan tambah 500 rupiah untuk jajan, kau tau? Aku bahkan menjual barang-barang yang aku miliki hanya untuk jajan, dan membeli LKS di sekolah. Karena aku tidak pernah dibelikan buku oleh ibumu ! Ayah, tidak tau soal ini. Untuk renangpun aku harus mengutang pada temanku, untuk buku pelajaran, aku mendapatkan buku bekas dari kakak temanku, selama tiga tahun, aku menggunakan buku bekas, aku menghapus semua jawaban dengan tip-ex, buku itu penuh cat putih, aku selalu dimarahi oleh guru karena bukuku penuh dengan coretan tip-ex, aku selalu dibully karena disebut anak miskin, miris bukan ? Semua orang mengetahui ayahku adalah kepala sekolah SMP, dan aku memiliki mobil, dan rumah yang tingkat. Tapi untuk membeli buku saja tidak mampu??? Tanyakan pada ibumu, kemana uang untuk membeli semua bukuku saat aku SD ??!!!
Kau tahu kakakmu itu selalu menyuruhku mengerjakan PR nya, kakakmu selalu mengadukan hal yang tidak benar disekolah pada ibumu, itu membuat aku disiksa oleh ibumu. Kau ingin mendengar bagaimana aku disiksa oleh ibumu??? Rambutku dijenggut, ditarik sekerasnya, lalu membantingkan kepalaku kepintu, kau tahu piring??? Di melemparkan piring itu ketubuhku!!! Kau tau sapu dan lap pel??? Dia memukulku dengan barang-barang itu, kau tidak percaya ??? Kau butuh saksi ??? Pembantu rumah tangga yang pernah bekerja di rumah ini saat ibumu tinggal disini, mereka semua melihat kejadian itu. Kau tau bila ibumu masak, dia menghitung semua jumlah masakannya, aku masih ingat, saat ibumu membuat perkedel kentang, dia menghitung berapa jumlah perkedelnya, dan bila perkedel itu habis atau hilang banyak, dia menyalahkanku dan menyiksaku !!! Saat SD, aku tidak pernah memakan telur, atau daging, karena aku tidak boleh memakan itu semua. Saat aku ingin mengambil perkedel dua bijipun, aku menaruhnya di atas piring, lalu menutupinya dengan nasi, dan ibumu selalu memperhatikan apasaja yang aku ambil. Untuk jajanpun, aku harus menyembunyikan batagor, basreng, atau jajanan lain yang aku beli di balik celana dalamku !!! Itu semua aku lakukan agar ibumu tidak menyiksaku, karena ibumu tau, aku tidak pernah di beri uang jajan tambahan, maka apabila aku membeli makanan ibumu akan heran dan bertanya dari mana aku mendapatkan uang, bila ibumu tau aku mendapatkan uang dari kakakku atau ayah, yang aku minta dengan sembunyi-sembunyi, aku akan disiksa lebih parah lagi... bahkan kakak pertamamu, mengetahui itu, dia pernah menghentikan penyiksaan yang dilakukan ibumu padaku, dia mengehentikannya saat kepala aku akan di pukulkan ke pintu... dan saat kau pulang dari liburanmu, lalu memintaku untuk berbicara dengan kakak keduamu ??? Aku langsung pergi ke atas menuju kamarku, dan tidak pernah mau berbicara dengan kakakmu itu... aku rasa kau tau sekarang, alasan dari sikapku itu...